Manchester United telah resmi mendapatkan kiper baru, David De Gea dari Atletico Madrid. Manajer MU, Sir Alex Ferguson pun tak sungkan mengungkapan alasan memilih De Gea.
Dan terjawablah akhirnya siapa pengganti Edwin van der Sar yang pensiun di akhir musim ini. Ferguson mengungkapkannya seusai laga testimonial Gary Neville, dini hari tadi.
“Kami telah lama mengamati De Gea dan lama juga mengambil keputusan. Ia kiper muda, cepat dan punya ketenangan di bawah mistar. Ia kiper paling cocok menggantikan Van der Sar," kata Ferguson kepada Sport.
“Kami mencari kiper yang setipe dan sekualitas Edwin. Karena kiper hebat sekelas Edwin selalu punya ketenangan dan kemampuan mengorganisasi dengan baik. David De Gea sangat mirip (Van der Sar).”
Finalisasi kepindahan De Gea ke Old Trafford akan diselesaikan pada awal pekan depan. Harga transfer kiper 20 tahun ini mencapai £18 juta.
Sir Alex memgambil keputusan mengejutkan dengan memilih De Gea. Karena ia hanya bermain di tim utama Atletico selama 18 bulan terakhir. Tapi, Ferguson mengaku telah melihat sesuatu yang sangat spesial dari bintang timnas Spanyol U-21 ini.
De Gea menyisihkan beberapa kiper hebat yang pernah masuk dalam daftar incaran MU. Kiper Schalke, Manuel Neuer batal karena segera merapat ke Bayern Munich. Kiper Ajax, Maarten Stekelenburg juga sempat dibidik bersama kiper Sporting Lisbon, Rui Patricio.
Kamis, 26 Mei 2011
Sriwijaya Fc harus tersingkir dan gagal menyusul Persipura ke Perempat Final
Wakil Indonesia di ajang AFC Cup 2011 harus gugur satu. Sriwijaya FC gagal mengikuti langkah Persipura Jayapura ke babak 8 besar setelah ditaklukkan klub Thailand, Chonburi FC dengan skor telak 3-0.
Bermain di kandang lawan, Chonburi Stadium, Rabu 25 Mei 2011, Sriwijaya FC datang tanpa diperkuat kapten Keith Kayamba Gumbs karena akumulasi kartu. Hasilnya, tim besutan Ivan Kolev dibuat tak berkutik dengan permainan lugas Chonburi.
Sebenarnya, permainan cepat Okitovianus Maniani sempat mengejutkan pertahanan Chonburi. Bahkan, Laskar Wong Kito mampu lebih dulu mengancam lewat aksi Budi Sudarsono saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Okto dengan jeli menyodorkan bola kepada Budi yang berdiri bebas. Namun sayang, Budi yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Sinthaweecai gagal menaklukkan kiper Chonburi itu.
Justru tim tuan rumah yang mampu memanfaatkan peluang di menit 18. Buruknya antisipasi pemain Sriwijaya FC terhadap bola mati harus dibayar mahal. Striker Chonburi Ney Fabiano berhasil menyambar bola liar hasil tendangan bebas untuk membuat tuan rumah unggul 1-0.
Gol Fabiano ini langsung melecut semangat pemain-pemain Chonburi. Peluang demi peluang diciptakan tim besutan Withaya Laohakul. Pada menit 22, kesalahan pemain bertahan Sriwijaya hampir membuahkan petaka. Beruntung sontekan bola voli striker Chonburi Pipob On-ma masih melambung.
Bermain di kandang lawan, Chonburi Stadium, Rabu 25 Mei 2011, Sriwijaya FC datang tanpa diperkuat kapten Keith Kayamba Gumbs karena akumulasi kartu. Hasilnya, tim besutan Ivan Kolev dibuat tak berkutik dengan permainan lugas Chonburi.
Sebenarnya, permainan cepat Okitovianus Maniani sempat mengejutkan pertahanan Chonburi. Bahkan, Laskar Wong Kito mampu lebih dulu mengancam lewat aksi Budi Sudarsono saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Okto dengan jeli menyodorkan bola kepada Budi yang berdiri bebas. Namun sayang, Budi yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Sinthaweecai gagal menaklukkan kiper Chonburi itu.
Justru tim tuan rumah yang mampu memanfaatkan peluang di menit 18. Buruknya antisipasi pemain Sriwijaya FC terhadap bola mati harus dibayar mahal. Striker Chonburi Ney Fabiano berhasil menyambar bola liar hasil tendangan bebas untuk membuat tuan rumah unggul 1-0.
Gol Fabiano ini langsung melecut semangat pemain-pemain Chonburi. Peluang demi peluang diciptakan tim besutan Withaya Laohakul. Pada menit 22, kesalahan pemain bertahan Sriwijaya hampir membuahkan petaka. Beruntung sontekan bola voli striker Chonburi Pipob On-ma masih melambung.
Namun lagi-lagi buruknya antisipasi terhadap bola mati harus dibayar mahal tim besutan Ivan Kolev di menit 29. Berawal dari tendangan bebas, Claudio Alves terpaksa melanggar Ney Fabiano di kotak penalti. Selain penalti, Alves juga diganjar kartu kuning.
Therdsak Chaiman yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Fery Rotinsulu sekaligus merubah kedudukan menjadi 2-0 buat keunggulan tuan rumah Chonburi.
Sriwijaya FC mencoba mengejar ketertinggalan. Peluang terbaik datang dari tendangan bebas Budi Sudarsono pada menit 32. Namun bola meluncur terlalu lemah dan mudah dikuasai Sinthaweechai. Skor 2-0 buat keunggulan Chonburi ini bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Chonburi tetap tampil agresif. Tuan rumah langsung mengancam di menit 58 lewat tendangan keras Arthit Sunthornphit dari luar kotak penalti. Beruntung bola masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dikuasai Fery Rotinsulu.
Belum genap semenit, giliran pemain pengganti, Suree Sukha yang mengancam gawang Laskar Wong Kito. Beruntung Ferry kembali dengan gemilang menggagalkan tendangan keras pemain veteran Thailand itu.
Menghadapi serangan bergelombang, aksi gemilang Ferry Rotinsulu akhirnya terhenti di menit 83 lewat gol tambahan dari Natthaphong Samana. Pemain pengganti ini sukses menyongsong bola umpan silang dengan aksi menjatuhkan diri.
Skor 3-0 buat keunggulan Chonburi ini bertahan hingga pertandingan usai sekaligus mengakhiri petualangan Sriwijaya FC di ajang AFC Cup musim ini.
Susunan Pemaini
Chonburi: Sinthaweechai Hathairattanakool, Anucha Kitpongsri, Jetsadakorn Hemdaeng, Phaisan Pona, Chonlatit Jantakam, Adul Lahso, Kazuto Kushida, Therdsak Chaiman, Arthit Sunthornphit, Pipob on-mo, Ney Fabiano
Pada babak kedua, Chonburi tetap tampil agresif. Tuan rumah langsung mengancam di menit 58 lewat tendangan keras Arthit Sunthornphit dari luar kotak penalti. Beruntung bola masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dikuasai Fery Rotinsulu.
Belum genap semenit, giliran pemain pengganti, Suree Sukha yang mengancam gawang Laskar Wong Kito. Beruntung Ferry kembali dengan gemilang menggagalkan tendangan keras pemain veteran Thailand itu.
Menghadapi serangan bergelombang, aksi gemilang Ferry Rotinsulu akhirnya terhenti di menit 83 lewat gol tambahan dari Natthaphong Samana. Pemain pengganti ini sukses menyongsong bola umpan silang dengan aksi menjatuhkan diri.
Skor 3-0 buat keunggulan Chonburi ini bertahan hingga pertandingan usai sekaligus mengakhiri petualangan Sriwijaya FC di ajang AFC Cup musim ini.
Susunan Pemaini
Chonburi: Sinthaweechai Hathairattanakool, Anucha Kitpongsri, Jetsadakorn Hemdaeng, Phaisan Pona, Chonlatit Jantakam, Adul Lahso, Kazuto Kushida, Therdsak Chaiman, Arthit Sunthornphit, Pipob on-mo, Ney Fabiano
Sriwijaya: Fery Rotinsulu, Claudio Alves, Thierry Gathuessi, Supardi, M Ridwan, Rendy Siregar, Achmad Jufriyanto, Ponaryo Astaman, Dirga Lasut, Budi Sudarsono, Oktovianus Maniani
Hasil Terbaru 16 Besar Piala AFC Club 2010-2011
Rabu, 25 Mei 2011:
Chonburi FC VS Sriwijaya FC
3 - 0
Chonburi FC VS Sriwijaya FC
3 - 0
Gol-Gol:
Ney Fabiano "18"
Therdsak Chainman "29"
Natthaphong Samana "83"
Hasil Terbaru 16 Besar Piala AFC Club 2010-2011
Persiba Bantul Juara Divisi Utama Liga Ti Phone 2010-2011
Persiba Bantul melengkapi sukses musim ini dengan menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 2010/11 setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh 1-0 dalam pertandingan final di Stadion Manahan, Solo, Rabu [25/5] malam WIB.
Sukses menjadi juara membuat Persiba mendapat hadiah uang sebesar Rp500 juta. Sedangkan Persiraja yang menempati posisi runners-up memperoleh uang tunai Rp350 juta.
Pertandingan final Divisi Utama ini juga disaksikan ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar, serta anggotanya seperti FX Hadi Rudyatmo.
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya yang datang ke Solo, Persiba secara keseluruhan menguasai permainan. Kendati demikian, baik Persiba maupun Persiraja mengawali laga dengan hati-hati.
Perlahan-lahan, Persiba mulai memperbaiki performanya dan memberikan tekanan ke pertahanan Persiraja. Sejumlah peluang berhasil diperoleh, namun tidak bisa dikonversi menjadi gol.
Upaya Persiba untuk menjebol gawang lawan membuahkan hasil menjelang babak pertama usai. Eksekusi tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Persiraja ditanduk kapten tim Wahyu Wijiastanto, sehingga merobek jala Persiraja.
Sebaliknya, Persiraja lebih cenderung menerapkan permainan bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Hanya saja, serangan yang dibangun dengan mudah dikandaskan pemain belakang Persiba. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir, dan Persiba akhirnya tampil sebagai juara.
Hasil Terbaru Perebutan Tempat Ketiga Divisi Utama Liga Ti Phone 2010-2011
Selasa, 24 Mei 2011
Berita Transfer Terbaru
Nama Pemain Asal Klub Klub Sekarang
1. Nuri Sahin Borrusia Dortmund Real Madrid
2. Jose Callejo Espanyol Real Madrid
3. Andrea Pirlo AC Milan Juventus
4. Thomas Kraft Bayern Muenchen Hertha Berlin
5. Joe Dudgeon Manchester United Hull City 6. Hamit Altintop Bayern Muenchen Real Madrid
7. Mehmet Ekici Bayern Muenchen Wender Bremen
8. Andreas Ottl Bayern Muenchen Hertha Berlin
9. Manu De Moral Getafe Sevilla
10. Piotr Trochowski Hamburg Sevilla
11. Craig Bellamy Cardiff City Manchester City
12. Jay Emmanuel Cardiff City Arsenal
13. Theo Janssenn FC Twente Ajax Amsterdam
14. Juan Angel Getafe Espanyol
15. Ousmane N'Diaye Lyon AC Arles
16. Florian Josefzoon Ajax NAC Breda
17. Stefan Niijland PSV NEC
16. Florian Josefzoon Ajax NAC Breda
17. Stefan Niijland PSV NEC
Langganan:
Postingan (Atom)